Destinasi Wisata Sumatera Utara

Indonesia tergolong sebagai salah satu negara luas di dunia karena wilayahnya yang terdiri dari kepulauan. 17.000 lebih pulau berjejer dari Sabang hingga Merauke. Dua pulau yang terletak di Indonesia masuk ke dalam 10 besar pulau terbesar di dunia.

Indonesia merupakan negara yang memiliki beragam kekayaan alam dan budaya yang mempunyai keunikan tersendiri. Karena kekayaan alam dan budaya itulah, Indonesia banyak dikenal oleh masyarakat luar negeri.

Pesona Indonesia mampu menyihir wisatawan luar negeri untuk berbondong-bondong datang mengunjungi Indonesia dan rela menghabiskan waktu libur mereka untuk berwisata maupun berbelanja. Kekayaan alam dan budaya di Indonesia dapat dimanfaatkan secara maksimal untuk merancang dan mengembangkan beragam destinasi pariwisata yang dapat mendorong dan meningkatkan perekonomian daerah bahkan negara. 

Pariwisata dapat menjadi salah satu alat yang sangat ampuh untuk mempromosikan Indonesia di ranah Internasional.

Kali ini anda harus menjelajahi provinsi Sumatera Utara lebih jauh dan lebih luas lagi karena di dalam provinsi tersebut terdapat sebuah daerah yang sangat banyak menyimpan potensi wisata bahari yang memiliki panorama keindahan dan eksotismenya yang tak kalah dari pulau-pulau cantik lainnya di Indonesia contohnya seperti Pulau Bali. Kekayaan wisata alam yang terdapat di Sumatera Utara sudah tidak perlu diragukan lagi. 

Banyak macam-macam destinasi wisata yang bisa anda jelajahi di deratan wilayah Sumatera Utara. Anda dapat menikmati panorama keindahan dari Sumatera Utara mulai dari lautan yang luas, pesona keindahan pantai, keajaiban goa, budaya hingga sejarahnya. 

Oleh karena itu, Indonesia merupakan negara kepulauan, tentu saja keindahan pantai dan lautan yang melimpah dapat menjadi andalan pariwisata. Salah satu provinsi di Indonesia yang saat ini terus menambah dan mengembangkan sektor pariwisatanya yaitu Provinsi Sumatera Utara.

Apabila mendengar kata Provinsi Sumatera Utara pasti bayangan anda akan menuju ke salah satu wisata yang sudah lama terkenal di Indonesia maupun mancanegara karena ceritanya yang menjadi legenda, destinasi wisata tersebut yaitu Danau Toba. Danau Toba merupakan danau vulkanik yang memiliki ukuran dengan panjang 100 km dan lebar 30 km. 

Tidak heran jika Danau Toba merupakan sebagai salah satu danau terbesar yang terletak di Indonesia  serta dinobatkan menjadi danau terluas se-Asia Tenggara. Tidak hanya itu, masih banyak destinasi wisata lainnya di sekitar Sumatera Utara yang tak kalah populer dan keren yang siap memanjakan mata anda dan menenangkan pikiran anda. 

Berikut Beberapa Tempat-Tempat Wisata Sumatera Utara



1.   Danau Toba
Danau Toba merupakan danau vulkanik yang memiliki ukuran dengan panjang 100 km dan lebar 30 km. Tidak heran jika Danau Toba adalah salah satu danau terbesar yang terletak di Indonesia  serta dinobatkan menjadi danau terluas se-Asia Tenggara. Danau ini tampak menyerupai sebuah lautan yang terletak di ketinggian 900 meter di atas permukaan laut (mdpl).

Danau Toba mulai terbentuk kira-kira pada 73.000 sampai 75.000 tahun yang lalu saat terjadi letusan. Danau Toba berasal dari gunung berapi raksasa yang meletus. Bertepatan dengan letusan tersebut terjadilah sebuah fenomena Supervolcano atau letusan gunung berapi yang sangat besar. Letusan tersebut menyebabkan terjadinya kematian dan kepunahan dari beberapa spesies makhluk hidup.  

Menurut bukti DNA, letusan tersebut menyusutkan kira-kira sekitar 60% jumlah manusia dari jumlah populasi manusia di bumi pada saat itu, jadi sekitar 60 juta manusia mengalami penyususan jumlah manusia.

Pada letusan itu juga mengakibatkan terjadinya zaman es, meskipun banyak ahli yang masih memperdebatkan akan hal tersebut. Setelah letusan tersebut, terbentuklah kaldera yang terisi oleh air dan saat ini dikenal dengan sebutan “Danau Toba”. 

Kemudian, tekanan ke atas oleh magma yang belum keluar sehingga menyebabkan munculnya sebuah pulau yang terletak tepat di tengah-tengah Danau Toba, dan pulau tersebut dikenal dengan nama Pulau Samosir.

Pulau Samosir merupakan sebuah pulau yang terletak tepat di tengah-tengah Danau Toba. Danau Toba dan Pulau Samosir adalah suatu gabungan dari tempat wisata yang indah dan wajib untuk anda kunjungi apabila berada di provinsi Sumatera Utara. Pulau Samosir sendiri mempunyai dua danau kecil yaitu Danau Aek Natonang dan Danau Sidihoni. 

Pulau ini sering juga disebut dengan julukan “Danau di atas Danau” karena dua pulau tersebut terletak di pulau tengah danau.

Pulau Samosir adalah tempat tinggal bagi masyarakat dengan Suku Batak Samosir, yang masih kental dengan kepercayaan leluhur nenek moyang mereka. Akses menuju ke Pulau Samosir yang mempunyai luas wilayah hampir sama dengan Negara Singapura ini dapat disebrangi  menggunakan Kapal Ferry yang berlabuh di Pelabuhan Ajibata, Parapat.

Dengan menggunakan Kapal Ferry tersebut, maka dapat mengantarkan anda menuju ke Pelabuhan Tomok, Pulau Samosir. Selain itu, ada juga Kapal Ferry yang dapat mengangkut kendaraan seperti mobil dan motor. Waktu tempuh dari Pelabuhan Ajibata menuju ke Pelabuhan Tomok dengan menggunakan Kapal Ferry membutuhkan waktu sekitar 30 menit.

Di Pulau Samosir juga terdapat dua desa yang kerap dikunjugi wisatawan baik lokal maupun mancanegara. Dua desa yang terdapat di Pulau samosir antaralain adalah Desa Tomok dan Desa Tuktuk. Desa Tomok mempunyai banyak destinasi wisata menarik dan unik seperti Makam Raja Sidabutar, Museum Batak, dan pertunjukan tari boneka Sigale-gale yang sangat terkenal ke penjuru dunia. 

Tidak hanya itu saja, apabila anda berkunjung ke pulau yang satu ini, anda juga dapat menjumpai banyak pedagang cinderamata khas Danau Toba dan khas Batak antaralain seperti kaos, kerajinan tangan dan kain Ulos sedangkan di Desa Tuktuk tersedia pula penginapan atau hotel khusus bagi wisatawan yang ingin bermalam di Pulau Samosir.

Selain itu, di pulau ini anda akan menyaksikan langsung hamparan sawah bertingkat atau terasering yang tampak sangat indah seperti yang terdapat di Ubud, Bali. 

Di sana juga terdapat banyak destinasi wisata air terjun yang sangat indah dan sayang untuk anda lewatkan seperti Air Terjun Simangande dan Air Terjun Pangaribuan (terletak tepat di Kecamatan Palipi). Air Terjun Pangaribuan adalah salah satu air terjun terbesar yang terletak di Pulau Samosir.

Hal menarik dari Air Terjun Pangaribuan di Palipi adalah sebagai tempat diturunkannya Raja Batak.


Hal Menarik yang Dapat Anda Lakukan di Danau Toba

Selain panorama keindahan di Pulau Samosir, Danau Toba sendiri dikelilingi oleh hutan pinus, air terjun, serta pemandian air panas alami yang terletak di tengah hutan. Oleh karena itu, pesona pemandangan di sekeliling Danau Toba juga sangat indah dan eksotis dengan udara yang sejuk dan menyegarkan.

Anda juga bisa mengelilingi danau dengan cara berlayar menggunakan kapal sewaan bersama rombongan yang memuat kira-kira 20 sampai 25 orang selama sehari. Dengan meggunakan sewa kapal tersebut, anda dan rombongan dapat menentukan titik dimana anda akan berhenti untuk menyaksikan dan menikmati panorama keindahan alam di Danau Toba.

Tidak hanya menikmati panorama keindahan Danau Toba saja, namun anda juga dapat menyaksikan wistatawan lain yang sedang bermain jetski maupun Banana Boat dan bagi anda yang memiliki hobby memancing juga dapat melakukan aktivitas tersebut di danau ini. Jenis ikan yang terdapat di Danau Toba ini adalah ikan Gabus dan ikan Nila.

Cara Menuju ke Danau Toba


Untuk akses perjalanan menuju ke Danau Toba, anda dapat menempuh rute melalui jalur Medan menggunakan Kendaraan Umum yaitu Bus dari Terminal Pinang Baris Medan menuju ke Parapat. Anda membutuhkan waktu tempuh sekitar 176 km dan memerlukan waktu tempuh sekitar 6 jam  dengan menggunakan Bus.

Apabila anda menggunakan jasa travel tentu lebih cepat dan tentu saja tarif yang dipatok lebih mahal dibandingkan menggunakan Bus. Akan tetapi, apabila anda mengunjungi tempat ini bersama rombongan, lebih baik menggunakan jasa Travel.

Alternatif lain adalah menggunakan Taxi dari Medan menuju ke Parapat. Apabila anda menggunakan Taxi membutuhkan waktu sekitar 4 jam perjalanan.

2.   Pulau Samosir

Pulau Samosir adalah sebuah pulau yang terletak tepat di tengah-tengah Danau Toba. Danau Toba dan Pulau Samosir adalah suatu gabungan dari tempat wisata yang indah dan wajib untuk anda kunjungi apabila berada di provinsi Sumatera Utara. 

Pulau Samosir sendiri mempunyai dua danau kecil yaitu Danau Aek Natonang dan Danau Sidihoni. Pulau ini sering juga disebut dengan julukan “Danau di atas Danau” karena dua pulau tersebut terletak di pulau tengah danau.

Pulau Samosir adalah tempat tinggal bagi masyarakat dengan Suku Batak Samosir, yang masih kental dengan kepercayaan leluhur nenek moyang mereka. Akses menuju ke Pulau Samosir yang mempunyai luas wilayah hampir sama dengan Negara Singapura ini dapat disebrangi  menggunakan Kapal Ferry yang berlabuh di Pelabuhan Ajibata, Parapat.

Dengan menggunakan kapal Ferry tersebut, maka dapat mengantarkan anda menuju ke Pelabuhan Tomok, Pulau Samosir. Selain itu, ada juga kapal Ferry yang dapat mengangkut kendaraan seperti mobil dan motor. Waktu tempuh dari Pelabuhan Ajibata menuju ke Pelabuhan Tomok dengan menggunakan kapal Ferry membutuhkan waktu sekitar 30 menit.

Di Pulau Samosir juga terdapat dua desa yang kerap dikunjugi wisatawan baik lokal maupun mancanegara. Dua desa yang terdapat di Pulau samosir antaralain adalah Desa Tomok dan Desa Tuktuk. Desa Tomok mempunyai banyak destinasi wisata menarik dan unik seperti Makam Raja Sidabutar, Museum Batak, dan pertunjukan tari boneka Sigale-gale yang sangat terkenal ke penjuru dunia.

Tidak hanya itu saja, apabila anda berkunjung ke pulau yang satu ini, anda juga dapat menjumpai banyak pedagang cinderamata khas Danau Toba dan khas Batak antaralain seperti kaos, kerajinan tangan dan kain Ulos. 

Biaya menggunakan alat transportasi berupa kapal Ferry dari Ajibata menuju ke Desa Tomok adalah sekitar Rp. 91.500,-, biaya tersebut sudah termasuk dengan mobil roda empat dan seluruh penumpangnya. Sedangkan di Desa Tuktuk tersedia pula penginapan atau hotel khusus bagi wisatawan yang ingin bermalam di Pulau Samosir.

Selain itu, di pulau ini anda akan menyaksikan langsung hamparan sawah bertingkat atau terasering yang tampak sangat indah seperti yang terdapat di Ubud, Bali. Disana juga terdapat banyak destinasi wisata air terjun yang sangat indah dan sayang untuk anda lewatkan seperti Air Terjun Simangande dan Air Terjun Pangaribuan (terletak tepat di Kecamatan Palipi). 

Air Terjun Pangaribuan adalah salah satu air terjun terbesar yang terletak di Pulau Samosir. Hal menarik dari Air Terjun Pangaribuan di Palipi adalah sebagai tempat diturunkannya Raja Batak.

Cara Menuju ke Pulau Samosir


Untuk akses perjalanan menuju ke Pulau Samosir, anda dapat menempuh rute melalui jalur Medan menggunakan Kendaraan Umum yaitu Bus dari Terminal Pinang Baris Medan menuju ke Parapat. Anda membutuhkan waktu tempuh sekitar 176 km dan memerlukan waktu tempuh sekitar 6 jam  dengan menggunakan Bus. Kemudian dari Parapat anda menggunakan kapal Ferry menuju ke Tuktuk (dermaga yang berada di dekat hotel-hotel besar).

Apabila anda menggunakan jasa travel tentu lebih cepat dan tentu saja tarif yang dipatok lebih mahal dibandingkan menggunakan Bus. Akan tetapi, apabila anda mengunjungi tempat ini bersama rombongan, lebih baik menggunakan jasa Travel. Kemudian dari Parapat anda menggunakan kapal Ferry menuju ke Tuktuk (dermaga yang berada di dekat hotel-hotel besar).

Alternatif lain adalah menggunakan Taxi dari Medan menuju ke Parapat. Apabila anda menggunakan Taxi membutuhkan waktu sekitar 4 jam perjalanan. Kemudian dari Parapat anda menggunakan kapal Ferry menuju ke Tuktuk (dermaga yang berada di dekat hotel-hotel besar).

Fasilitas yang Tersedia di Pulau Samosir

  • Penginapan yang memiliki kisaran harga yang relative murah, yaitu sekitar Rp. 50.000,- sampai Rp. 200.000,-.
  • Restoran dan Warung makan. Anda dapat menikmati berbagai menu khas Suku Batak yang hanya dapat anda temui di Sumatera Utara.
  • ATM. Sehingga anda tidak perlu membawa uang cash dengan jumlah yang banyak. Dengan adanya ATM cukup membantu anda dalam penarikan uang kapan saja yang anda inginkan.
  • Toilet Umum.
  • Area Parkir.
  • Pusat kerajinan khas Suku Batak.

Tips Berkunjung

Jangan lupa untuk membawa pakaian hangat karena cuaca di Pulau Samosir cukup dingin terutama di malam hari.

3.Hot Spring Pangururan

Hot Spring adalah pemandian air panas yang berada di gunung Pusuk Buhit, Kota Pangururan tepatnya di Kabupaten Samosir yang menjadi salah satu destinasi wisata yang saat ini sedang digandrungi oleh para wisatawan baik lokal maupun mancanegara. 

Hot Spring atau Aek Rangat berlokasi tepat di bawah kaki gunung Pusuk Buhit, yang merupakan titik tertinggi di kawasan Danau Toba. Sepanjang perjalanan menuju ke destinasi wisata Hot Spring Pangururan anda akan menyaksikan hamparan pepohonan pinus dan bukit yang berwarna hijau dan membentang luas di hadapan anda.

Air hangat yang ada di Hot Spring Pangururan mengalir dari gunung besar yang memiliki warna putih keabu-abuan. Tidak hanya Hot Spring yang dapat menjadi spot foto yang indah, namun panorama keindahan gunung yang menghasilkan air hangat tersebut juga dapat dijadikan sebagai spot foto yang antimainstream dan menarik untuk anda coba. 

Selain memiliki warna gunung yang eksotis dan berbeda dengan gunung-gunung lain pada umumnya, kaki gunung tersebut sangat mudah untuk didaki karena telah memiliki akses naik sehungga memudahkan anda untuk naik ke atas gunung Pusuk Buhit.

Bagi anda yang ingin merasakan air hangat yang langsung mengalir dari aliran gunung yang ada di Pulau Samosir, anda dapat mengambilnya langsung dari celah-celah batu, namun air tersebut tidak dapat digunakan untuk mandi karena kadar kepanasannya yang cukup tinggi. 

Nah, di kawasan kaki gunung tersebut telah dikelola oleh masyarakat sekitar untuk membuka kolam-kolam pemandian aek rangat agar pengunjung dapat mencoba sensasi mandi air hangat di kaki gunung tersebut.

Kolam-kolam yang telah dibangun oleh masyarakat setempat kemudian menampung air panas  dari kaki gunung tersebut, lalu dicampur dengan air tawar guna menetralkan kadar kepanasan dan kadar belerang yang tinggi yang terdapat di aliran air hangat dari kaki gunung tersebut. 

Di Hot Spring terdapat beberapa pilihan kolam, ada yang airnya cukup panas dan ada pula yang sedang. Kolam tersebut diperuntukkan bagi wanita, pria dan anak-anak. Hot Spring Pangururan dipercaya dapat menyembuhkan penyakit kulit karena di air hangat tersebut mengandung belerang yang cukup tinggi serta dapat menyembuhkan sakit pinggang.

Lokasi Hot Spring Pangururan


Hot Spring Pangururan terletak di lereng Gunung Pusuk Buhit, Desa Rianiate, Kota Pangururan tepatnya di Kabupaten Samosir, Provinsi Sumatera Utara, Indonesia. 

Hot Spring ini berlokasi tepat di bawah kaki gunung Pusuk Buhit, yang merupakan titik tertinggi di kawasan Danau Toba. Para wisatawan dapat mengunjungi Kota Pangururan dengan menggunkan sepeda motor dari Tomok atau Tuktuk dengan waktu tempuh sekitar 1,5 jam.

Aer Rangat atau Hot Spring adalah pemandian air panas di Pangururan yang berlokasi tidak jauh dari jantung Ibu Kota Kabupaten Samosir, kira-kira hanya berjarak 35 km dengan membutuhkan waktu tempuh sekitar 15 sampai 20 menit saja dari Kota Pangururan. 

Untuk lebuh jelasnya anda dapat menggunakan aplikasi di handphone anda seperti google maps atau Waze agar mempermudah anda untuk sampai ke lokasi ini.

Rute Perjalanan Menuju ke Hot Spring Pangururan


Untuk akses perjalanan menuju ke destinasi wisata pemandian Hot Spring ini kota pertama yang harus anda tuju adalah Kota Parapat. Jika anda menggunakan jalur udara, ada sebuah penerbangan langsung menuju ke Bandara Silangit dari Soekarno-Hatta di Jakarta dan dari Bandara Kualanamu yang terdapat di Medan. 

Dari Bnadara Silangit kemudian lanjutkan perjalanan menuju ke Kota Parapat dengan menggunakan taxi, kira-kira membutuhkan waktu sekitar 1 jam 40 menit. Pada saat sampai di Parapat anda dapat menggunakan kapal menuju ke Pelabuhan Tomok yang berada di Pulau Samosir. 

Dari desa Tomok kemudian menuju ke kota Pangururan yang memiliki waktu tempuh sekitar 2 jam. Lalu lanjutkan perjalanan menuju ke Desa Rianiate yang merupakan lokasi dimana Hot Spring berada.

Untuk akses perjalanan menggunakan jalur darat, berangkat dari kota Medan menuju ke Parapat membutuhkan waktu kira-kira 3 sampai 4 jam dan memiliki jarak tempuh sekitar 176 km. Untuk akses perjalanan melalui jalur darat anda dapat menggunakan transportasi umum atau mobil pribadi. Pada saat sampai di Parapat anda dapat menggunakan kapal menuju ke Pelabuhan Tomok yang berada di Pulau Samosir. 

Dari desa Tomok kemudian menuju ke kota Pangururan yang memiliki waktu tempuh sekitar 2 jam. Lalu lanjutkan perjalanan menuju ke Desa Rianiate yang merupakan lokasi dimana Hot Spring berada.

Fasilitas yang Terdapat di Hot Spring Pangururan

  • Kolam air panas
  • Warung makan atau Restoran
  • Hotel atau Resort
  • Area Parkir
  •  Toilet Umum

  • Harga Fasilitas di Hot Spring Pangurura



Untuk menikmati pemandian air hangat di Pangururan anda tidak akan dikenakan biaya alias Free, namun usahakan untuk memesan makanan atau minuman yang telah disediakan oleh penduduk sekitar sebagai rasa berterimakasih kita akan penataan lokasi tersebut yang telah dikelola oleh masyarakat setempat. 

Di Hot Spring Pangururan anda juga dapat menyewa kolam pemandian tersebut selama beberapa jam khusus untuk keluarga, sahabat atau teman sekantor. Anda hanya akan dikenakan biaya sebesar Rp. 50.000 hingga Rp. 100.000 saja. Harga yang relatif murah.

4.Museum Batak


Museum Batak merupakan salah satu museum budaya yang berada di Kompleks T.B Silalahi Center tepatnya di Jalan Pagar Batu No. 88, Desa Silalahi, Kecamatan Balige, Kabupaten Toba Samosir, Provinsi Sumatera Utara, Indonesia. Museum ini didirikan oleh T.B. Silalahi dan telah diresmikan di Balige tepatnya pada tanggal 18 Januari 2011 silam oleh Mantan Presiden Republik Indonesia yaitu Bapak Susilo Bambang Yudhoyono.

Museum Batak berdiri di atas lahan seluas 5 hektare dan luas seluruh lantai bangunan kira-kira 3.356 meter persegi. Museum ini dibagi menjadi 4 level lantai:

1.    Level 1 memiliki luas lahan kira-kira 1.536 meter persegi. Di lantai ini terdapat outdoor museum, kantor, ruang CCTV dan Fasilitas penunjang museum seperti Ruang Laboratorium, Penyimpanan, Ruang Servis, dan Ruang Utilitas.
2.    Level 2 memiliki luas lahan sekitar 480 meter persegi, di lantai ini terdapat Ruang Penerimaan dan Ruang Pamer Temporer.
3.    Level 3 memiliki luas lahan kira-kira 1.340 meter persegi, dilantai ini terdapat Ruang Pamer Indoor, ruang pamer benda khusus, ruang audio visual dan ruang edukasi.
4.    Level 4 merupakan atap dari museum ini, digunakan sebagai Sky Restaurant dan Viewing Peck.

Museum Batak ini dapat anda jadikan sebagai alternatif pilihan untuk liburan sekaligus belajar bersama dengan keluarga, pasangan, maupun teman-teman anda.

Lokasi Museum Batak


Museum Batak merupakan museum budaya yang memiliki lokasi di Kompleks T.B Silalahi Center lebih tepatnya berada di Jl. Pagar Batu Nomer 88, Desa Silalahi, Kecamatan Balige, Kabupaten Toba Samosir, Sumatera Utara 22395, Indonesia. 

Untuk mengunjungi Museum Batak anda harus menyeberangi Danau Toba terlebih dahulu. Kemudian, anda berangkat ke Museum Batak melalui dermaga Ajibata menuju ke dermaga yang merupakan penghubung Tomok di Pulau Samosir.

Jam Operasional atau Jam Buka Museum Batak

Museum Batak buka setiap hari, dari hari Senin hingga Minggu dari pukul 08.00 sampai 20.00. Jadi apabila anda tidak menyukai keramaian, anda dapat mengunjungi Museum ini pada weekdays karena pada weekend biasanya jumlah pengunjung melonjak, jadi disarankan datang pada weekdays.

Arsitektur Bangunan di Museum Batak


Museum Batak memiliki arsitektur rumah tradisional yang biasanya menjadi tempat tinggal Suku Batak yang bernama Ruma Bolon. Ruma Bolon ini mempunyai ornamen yang khas dan unik. Dinding bangunan Ruma Bolon memiliki ukiran-ukiran yang didominasi warna merah, putih, dan hitam. Menurut kepercayaan dari Suku Batak ketiga warna tersebut merupakan simbol-simbol spiritual.

Selain itu, di dinding Museum Batak terdapat ukiran gambar cicak yang mempunyai makna sebagai pelindung dan memiliki pesan bahwa masyarakat Batak harus berbaur dengan lingkungan yang menjadi tempat tinggal mereka. Selain itu, di dinding bangunan tersebut juga terdapat gambar empat payudara yang memiliki makna sebagai simbol ibu atau tanah kelahiran. 

Jadi, filosofi yang sebenarnya mengenai ukiran cicak dan empat payudara tersebut adalah suatu saat bila ada orang Batak bepergian merantau ke luar kota hendaknya selalu ingat kepada kampung halamannya.

Desain bangunan Museum Batak juga diciptakan secara modern. Museum Batak memiliki tiga tingkat tersebut terdapat laboratorium, ruang CCTV, ruang pelayanan dan ruang utilitas. Ada juga ruang pamer indoor tetap, ruang pamer temporer, ruang pamer benda khusus, ruang edukasi dan ruang audio visual. Pada bagian puncak bangunan tersebut, terdapat mini cafe dan viewing pack. Dari puncak bangunan tersebut anda dapat melihat langsung view Danau Toba.

Tidak hanya dijadikan sebagai pusat kebudayaan saja, namun Museum Batak juga digunakan sebagai lokasi wisata sejarah. Letak museum yang berbatasan langsung dengan Danau Toba membuat suasana museum ini menjadi sejuk dan hijau. Bangunan ini berdiri di tanah seluas 180 meter persegi. Museum Batak mengoleksi replika benda-benda peninggalan dari nenek moyang Suku Batak sejak ribuan tahun silam. 

Berbagai benda-benda bersejarah tersebut antaralain seperti perlengkapan kesenian, alat rumah tangga, sistem religi, dan kepercayaan di pampang di museum ini. Tidak hanya itu saja, namun ada pula sejumlah rumah tradisional Suku Batak yang memiliki usia ratusan tahun.

Fasilitas di Museum Batak


Fasilitas yang tersedia di Museum Batak sangat lengkap karena di tempat wisata yang satu ini sudah dilengkapi dengan fasilitas Wi-fi, dan Audio Visual yang memiliki kapasitas 60 orang dilengkapi dengan proyektor dan screen. 

Untuk fasilitas sistem informasi menyeluruh berupa seperangkat TV layar sentuh, sedangkan fasilitas hiburan dalam bentuk LCD TV yang terletak di bagian depan museum yang berukuran 4x6 meter.

 Fasilitas lain yang tersedia di Museum Batal adalah

  • ArtShop
  • Convention Hall
  • Huta Batak
  • Kolam Renang
  • Cafetaria
  • Restoran
  • Toilet
  •  Area Parkir
  • Mushollah

5.    Tomok


Saat berada di Pulau Samosir jangan lupa untuk meluangkan waktu anda untuk mengunjungi Desa Tomok. Desa Tomok adalah salah satu desa kecil yang terletak di bagian timur Pulau Samosir. Desa ini merupakan salah satu tempat favorit wisatawan yang datang untuk mengunjungi Pulau Samosir. Desa Tomok telah dinobatkan menjadi desata wisata di Pulau Samosir sejak lama.

Di desa ini anda dapat berwisata belanja, mempelajari sejarah dan mengenal Budaya Suku Batak Toba. Ada banyak sekali hal-hal menarik yang ditawarkan oleh Desa Tomok untuk kita nikmati. Bagi anda yang sedang berburu souvenir khas Suku Batak juga tidak perlu khawatir, karena di Desa tomok terdapat pusat souvenir. 

Tidak hanya itu saja, di Desa Tomok anda juga dapat mengunjungi Makam Raja Sudabutar, Destinasi Wisata Sigale-gale menari, dan pusat sejarah dan budaya yaitu Museum Batak.


Cara Menuju Desa Tomok

Desa Tomok yang terletak di Pulau Samosir adalah salah satu pintu masuk menuju ke Pulau Samosir melalui Pelabuhan Wisata Parapat yang berada di Sumatera Utara. Anda dapat menuju ke sana dengan menggunakan kapal Ferry yang berangkat setiap 2 jam perjalanan, sedangkan kapal motor berangkat setiap 1 jam perjalanan. 

Perjalanan yang ditempuh menggunakan kapal Ferry dan kapal motor melalui Pelabuhan Wisata Parapat tersedia hingga pukul 17.00 dan paling lambat pukul 19.00 untuk kembali dari Desa Tomok ke Parapat.

Obyek Wisata Sigale-gale


Di Desa Tomok anda akan meyaksikan pesona budaya yang sangat luar biasa uniknya. Salah satu yang paling terkenal di Desa Tomok adalah Obyek Wisata Sigale-gale. Boneka patung Sigale-gale sangat populer di kalangan wisatawan karena kemisteriusannya. 

Sigale-gale merupakan boneka yang bisa bergerak-gerak dan menari-nari sendiri, hampir sama seperti wayang orang yang terdapat di Pulau Jawa.

Apabila nada kurang beruntung untuk menyaksikan pertunjukan budaya ini, anda tidak perlu khawatir karena anda dapat memesan pertunjukan tari-tarian sigale-gale dengan membayar biaya sekiatar Rp. 200.000 untuk setiap pertunjukan kepada para penari.

Jika anda ingin menyaksikan pertunjukan budaya Sigale-gale dengan biaya yang murah, anda dapat mencari panggung tarian sigale-gale di luar kawasan kampung Tomok. Letaknya cukup jauh dari lokasi rumah adat yang asli, anda hanya cukup mengeluarkan biaya sekitar Rp. 10.000 untuk setiap orangnya. 

Karena biayanya yang relative murah, anda hanya disuguhi penari anak-anak yang masih kecil tanpa menggunakan aksessoris tari sedikitpun. Sangat berbeda dengan pertunjukan budaya patung Sigale-gale yang terdapat di Desa Tomok.

Dalam bahasa batak, Sigale-gale memiliki makna lemah gemulai. Menurut cerita dari masyarakat Suku Batak, pada zaman dahulu kala, sigale-gale merupakan anak dari seorang raja. Putra tunggal dari raja Rahat yang mempunyai wajah tampan dan menjadi satu-satunya penerus keturunan. 

Kemudian Sigale-gale meninggal di medan perang, kematian Sigale-gale tersebut menyebabkan raja Rahat mengalami ganguan jiwa sehingga penasihat kerajaan mencari tabib ke seluruh negeri. Setelah berkelana mencari seorang tabib, akhirnya dia menemukan tabib yang dapat menyembuhkan raja Rahat.

Tabib tersebut mengatakan bahwa raja sedang sakit rindu dan untuk mengobatinya sang tabib mengusulkan kepada sang penasihat raja untuk membuatkan suatu upacara kerajaan dan memahat sebuah kayu yang menyerupai wajah sang anak yaitu Sigale-gale.

Selama upacara tersebut berlangsung, sang tabib kemudian memanggil roh Sigale-gale dan kemudian roh tersebut dimasukkan ke dalam kayu yang telah dipahat menyerupai wajah sang anak tersebut. Lalu, boneka Sigale-gale tersebut manortor dengan iringan khas musik Batak Toba yaitu gondang Somba, gondang Mula-mula dan gondang Mangaliat. Maka terciptalah patung Sigale-gale.

Obyek Wisata Budaya Kuburan Tua Raja Sidabutar

Setelah anda menyaksikan patung Sigale-gale lanjutkan perjalanan untuk mengunjungi obyek wisata budaya kuburan tua Raja Sidabutar. Sebelum anda memasuki wilayah ini, anda diwajibkan untuk memakai Ulos yang telah disediakan di gerbang masuk. Makam ini memiliki umur ratusan tahun dan memiliki bentuk yang sangat unik. 

Pada saat anda memasuki kompleks makam ini, anda akan langsung melihat beberapa peti batu berukir kepala manusia. Peti batu tersebut tidak tertanam dibawah tanah melainkan berada diatas permukaan tanah.

Menurut sejarahnya, Raja Sidabutar merupakan orang pertama yang bermukim di DesaTomok dari Gunung Pusuk Buhit yang sering dikenal masyarakat sebagai daerah asal dari nenek moyang etnis Batak. 

Raja Sidabutar mulai membangun pemukiman tersebut sekitar ratusan tahun silam dan dengan seiringnya waktu berjalan pemukiman yang berada di daerah Tomok semakin banyak dan meluas. Akhirnya terbentuklah Desa Tomok.

Pusat Souvenir Tomok

Setelah anda berkeliling mengunjungi obyek-obyek wisata tersebut, saatnya untuk membeli beberapa souvenir khas Suku Batak untuk anda bawa pulang. Ada kira-kira ratusan kios yang berdiri di wilayah Tomok. 

Barang-barang yang dijual adalah seperti baju, ulos, patung, gelang dan masih banyak lagi. Harga yang ditawarkan pun beragam meskipun barang yang dijual sama. Anda harus pandai-pandai menawar agar mendapatkan barang yang bagus denganharga yang murah.

6.   Air Terjun Telaga Dwi Warna Sibolangit


Air Terjun Telaga Dwi Warna Sibolangit merupakan salah satu destinasi wisata yang terletak di Sumatera Utara yang wajib anda kunjungi. Air terjun yang satu ini memiliki keunikan tersendiri yaitu karena air terjun ini memiliki dua warna. Air Terjun Telaga Dwi Warna Sibolangit mempunyai ketinggian sekitar 100 meter dengan warna air berwarna putih keabu-abuan dan biru muda. 

Kedua warna tersebut timbul karena air yang berada di air terjun tersebut mengandung fosfor dan belerang. Untuk dapat mengunjungi Air Terjun Telaga Dwi Warna Sibolangit tersebut anda akan melewati hutan, jadi apabila anda takut tersesat sebaiknya menyewa pemandu jalan yang telah disediakan di tempat wisata yang satu ini.

7.   Pantai Lagundri


Pantai Lagundri adalah salah satu pantai terbaik yang terletak di Kepulauan Nias selain Pantai Sorake. Pantai Lagundri merupakan nama dari sebuah pantai yang berada di Kecamatan Teluk Dalam, Kabupaten Nias Selatan, Provinsi Sumatera Utara, pantai ini bersebelahan langsung dengan Pantai Sorake.

Pantai Lagundri memiliki arus ombak yang tidak begitu besar dan cenderung sangat tenang dibandingkan dengan Pantai Sorake yang memiliki arus ombak yang sangat besar. Jika di Pantai Sorake digunakan oleh para peselancar-peselancar yang sudah ahli, namun di Pantai Lagundri sangat cocok untuk digunakan bagi anda yang baru saja belajar berselancar, atau dikhususkan bagi para pemula. 

Ombak di Pantai Lagundri mencapai 7 sampai 10 meter dengan lima tingkatan serta daya dorong arus ombak yang dapat mencapai 200 meter.

Pantai Lagundri memiliki pasir putih yang terletak di sebuah laguna. Pantai ini terletak sekitar 13 km di sebelah selatan kota Teluk Dalam, Kabupaten Nias Selatan. Pantai Lagundri dan Pantai Sorake adalah 2 pantai yang terletak di Pulau Nias dan berada dalam satu garis pantai yang sama dengan jarak sekitar 2 km saja. Apabila anda mengunjungi wilayah ini, maka anda akan sekaligus mengunjungi 2 pantai yang berbeda.

Pantai ini merupakan magnet bagi para wisatawan terutama wisatawan yang menyukai selancar. Dengan keindahan panorama dari Pantai Lagundri yang sangat menarik dan arus ombaknya yang terbilang tinggi membuat para peselancar kelas dunia berbondong-bondong mengunjungi pantai yang satu ini. 

Di Pantai Lagundri pernah diadakan sebuah lomba selancar tingkat dunia dengan latarbelakang memiliki ombak yang besar dan tak kalah dengan pantai yang terletak di Hawaii. Pantai ini memiliki ombak yang tampak sangat tenang, hamparan pasir putih yang landai nan indah, dan air laut berwarna tosca semakin menambah kesan eksotik saat anda berada di sisi Pantai Lagundri ini.

Apabila anda mengunjungi Pantai Lagundri, kurang lengkap rasanya jika anda tidak berada di pantai ini hingga senja atau sore hari, karena anda dapat menyaksikan panorama matahari terbenam atau sunset dengan perpaduan bias-bias cahaya merah dengan warna jingga dan hitam. 

Panorama sunset tersebut tampak sangat indah dan cantik, biasanya panorama ini kerap dijadikan sebagai objek potret oleh para fotografer karena memiliki pemandangan yang sangat unik dan luar biasa indahnya. Pemandangan sunset tersebut dapat menghilangkan stress dan penat yang anda rasakan selama berada di hiruk pikuk perkotaan.

Lokasi Pantai Lagundri

Pantai Lagundri berada tepat di Desa Botohilitano, Kecamatan Teluk Dalam, Kabupaten Nias Selatan, Provinsi Sumatera Utara, Indonesia. Pantai Lagundri terletak tepat sekitar 125 km di sebelah barat Pulau Sumatera. Pantai ini berhadapan langsung dengan Samudera Hindia.

Cara Menuju Pantai Lagundri

Untuk tiba di Pulau Nias, anda membutuhkan waktu selama 55 menit penerbangan dari Bandara Kualanamu yang terletak di Medan menuju ke Bandara Binaka yang terletak di Gunung Sitoli. Kemudian, setelah anda sampai di Bandara Binaka dilanjutkan perjalanan menuju ke Desa Botohilitano, Kecamatan Teluk Dalam menggunakan kendaraan umum. Lalu, ikuti penunjuk jalan hingga tiba di lokasi Pantai Lagundri.

Jika anda juga dapat menggunakan alternatif lain seperti bus, kira-kira membutuhkan waktu satu malam dari Medan menuju ke Sibolga. Anda dapat menggunakan kendaraan umum berupa mini bus dari Gunung Sitoli menuju ke Pantai Lagundri dengan tarif yang sangat murah yaitu hanya Rp. 40.000.

Karena terdapat 2 jalur menuju ke Pantai Lagundri, anda dapat memilih jalur mana yang akan anda lewati, apabila anda menggunakan jalur pertama anda akan melewati Lahewa terus lurus menuju Pulau Nias hingga ke Teluk Dalam. Untuk jalur kedua anda akan menyusuri pantai dengan melewati kota dan kecamatan yang ada yaitu seperti Gido, Idangogawo, Lahusa, dan Bawolato. Setelah anda tiba di Pantai Sorake, lanjutkan lagi perjalanan anda menuju ke Pantai Lagundri, kira-kira memiliki jarak tempuh sekitar 2 km.

Apabila anda ingin menuju Pulau Nias melalui jalur laut, anda juga dapat menggunakan kapal ferry selama semalam juga. Jarak tempuh menuju ke Pantai Lagundri dari Bandara Binaka Gunung Sitoli, Nias, kira-kira membutuhkan waktu sekitar 4 jam dengan menggunakan angkutan umum. Setelah anda tiba di Bandar Binaka Gunung Sitoli naik minibus menuju ke Teluk Dalam. 

Dari Teluk Dalam kemudian mengikuti petunjuk jalan menuju ke Pantai Sorake. Lalu lanjutkan perjalanan lagi kira-kira sekitar 2 km dari Pantai Sorake anda akan sampai di Pantai Lagundri.


Kegiatan-kegiatan yang Dapat Dilakukan di Pantai Lagundri

  • Selancar
  • Berenang
  •  Menikmati pesona keindahan Pantai Lagundri
  • Bermain air dan pasir
  • Berjemur

Fasilitas di Pantai Lagundri

1.                   Penginapan berupa homestay
2.                   Kamar mandi umum
3.                   Area Parkir

8.   Pantai Sorake


Pantai Sorake adalah salah satu pantai yang menjadi maskot atau ikon pariwisata Indonesia yang terletak di Kepulauan Nias Provinsi Sumatera Utara. Pantai Sorake merupakan nama dari sebuah pantai yang berada di Kecamatan Teluk Dalam, Kabupaten Nias Selatan, pantai ini bersebelahan langsung dengan Pantai Lagundri.

Pantai Sorake populer di kalangan wisatawan karena ombaknya yang besar hingga mencapai 15 meter, sehingga pantai ini sangat cocok untuk digunakan dalam aktivitas selancar yang paling bagus setelah Hawaii. Oleh karena itu, Pantai Sorake merupakan salah satu destinasi wisata alam yang sangat terkenal dan cocok untuk digunakan kegiatan selancar atau surfing.

Pantai Sorake mempunyai pesona keindahan yang sangat menakjubkan dan pastinya membuat anda penasaran dan ingin mengunjungi tempat wisata yang satu ini. Banyak wisatawan yang telah mengunjungi pantai ini dengan rasa terkagum-kagum dengan keindahan alam yang Pantai Sorake sajikan. 

Tidak hanya dari segi keindahan panorama pantainya saja, namun ombak yang ada dalam pantai ini membuat para wisatawan baik lokal maupun mancanegara terpukau terutama bagi anda yang menyukai selancar. Dari tahun ke tahun jumlah wisatawan yang mengunjungi Pantai Sorake meningkat, terutama wisatawan mancanegara.

Selancar adalah olahraga yang dapat menguji adrenalin dan dikhususkan bagi anda yang pemberani. Pantai Sorake tidak sama dengan pantai-pantai lain yang ada di Kepulauan Nias karena pantai ini memiliki arus ombak yang sangat besar namun sesekali tampak sangat tenang.

Arus ombak yang terdapat di Pantai Sorake memiliki ketinggian maksimal sekitar 15 meter, jadi wajar saja jika pantai ini menjadi tempat favorit bagi peselancar-peselancar dari seluruh dunia. Pantai Sorake sering mengadakan kompetisi selancar yang dikenal dengan nama “Nias Open” dan biasanya peserta dari kompetisi ini berasal dari  peselancar lokal maupun mancanegara.

Kejuaraan “Nias Open” merupakan salah satu kejuaraan yang kerap diselenggarakan di Pantai Sorake dan diikuti oleh ratusan peselancar yang berasal dari berbagai Negara dengan pemenang yang biasanya didominasi oleh peselancar-peselancar yang berasal dari Australia. Kejuaraan selancar ini biasanya diadakan setiap tahun.

Apabila anda mengunjungi tempat wisata yang satu ini, anda kan disuguhkan dengan jernihnya air laut yang terlihat membiaskan warna hijau kebiru-biruan, ditambah lagi dengan panorama laut lepas yang berdampingan langsung dengan Samudera Hindia sehingga tampak sangat indah dan eksotis. Sesekali akan tampak spesies biota-biota laut seperti ikan-ikan warna-warni yang berukuran kecil berenang kesana kemari, serta batu karang yang menghiasi dan terdapat di beberapa sisi pantai.

Mengunjungi Pantai Sorake kurang lengkap rasanya jika anda tidak berada di pantai ini hingga senja atau sore hari, karena anda dapat menyaksikan panorama matahari terbenam atau sunset dengan perpaduan bias-bias cahaya merah dengan warna jingga dan hitam. 

Panorama sunset tersebut tampak sangat indah dan cantik, biasanya panorama ini kerap dijadikan objek potret oleh para fotografer karena pemandangannya yang sangat unik dan luar biasa indahnya.

Lokasi Pantai Sorake


Pantai Sorake memiliki lokasi tepat di Desa Botohilitano, Kecamatan Teluk Dalam, Kabupaten Nias Selatan, Provinsi Sumatera Utara, Indonesia.  Pantai Sorake berada tepat 125 km di sebelah barat Pulau Sumatera. Pantai ini berhadapan langsung dengan Samudera Hindia.

Cara Menuju Pantai Sorake

Untuk tiba di Pantai Nias, anda membutuhkan waktu selama 55 menit penerbangan dari Bandara Kualanamu yang terletak di Medan menuju ke Bandara Binaka yang terletak di Gunung Sitoli. Kemudian, setelah anda sampai di Bandara Binaka dilanjutkan perjalanan menuju ke Desa Botohilitano, Kecamatan Teluk Dalam menggunakan kendaraan umum. Lalu, ikuti penunjuk jalan hingga tiba di lokasi Pantai Sorake.

Jika anda juga dapat menggunakan alternatif lain seperti bus, kira-kira membutuhkan waktu satu malam dari Medan menuju ke Sibolga. Anda dapat menggunakan kendaraan umum berupa mini bus dari Gunung Sitoli menuju ke Pantai Sorake dengan tarif yang sangat murah yaitu hanya Rp. 40.000. 

Karena terdapat 2 jalur menuju ke Pantai Sorake, anda dapat memilih jalur mana yang akan anda lewati, apabila anda menggunakan jalur pertama anda akan melewati Lahewa terus lurus menuju Pulau Nias hingga ke Teluk Dalam. Untuk jalur kedua anda akan menyusuri pantai dengan melewati kota dan kecamatan yang ada yaitu seperti Gido, Idangogawo, Lahusa, dan Bawolato.

Apabila anda ingin menuju Pulau Nias melalui jalur laut, anda juga dapat menggunakan kapal ferry selama semalam juga. Jarak tempuh menuju ke Pantai Sorake dari Bandara Binaka Gunung Sitoli, Nias, kira-kira membutuhkan waktu sekitar 4 jam dengan menggunakan angkutan umum. Setelah anda tiba di Bandar Binaka Gunung Sitoli naik minibus menuju ke Teluk Dalam. Dari Teluk Dalam kemudian mengikuti petunjuk jalan menuju ke Pantai Sorake.

Kegiatan-kegiatan yang Dapat Dilakukan di Pantai Sorake

  • Selancar
  •  Berenang
  • Menikmati pesona keindahan Pantai Sorake
  • Bermain air dan pasir
  • Berjemur

Fasilitas di Pantai Sorake

  • Penginapan berupa homestay
  • Kamar mandi umum
  • Area Parkir

Nah, itulah beberapa daftar destinasi wisata yang terletak di Sumatera Utara yang wajib anda kunjungi bersama keluarga, teman atau sahabat. Semiga artikel ini bermanfaat dan dapat menjadi referensi untuk tujuan liburan anda. Sekian dan Terimakasih.

Destinasi Wisata Sumatera Utara